Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Desember 2019

Niat dan Tata Cara Shalat Gerhana (Kusuf)

Irmanto
Assalmualaikum warahmatullah. Kali ini Admin akan membagikan tata cara shalat gerhana matahari (kusuf), yaitu sholat yang dilaksanakan ketika sedang terjadi gerhana matahari. Shalat sunah ini terbilang sebagai sunah muakkad.
و) القسم الثاني من النفل ذي السبب المتقدم وهو ما تسن فيه الجماعة صلاة (الكسوفين) أي صلاة كسوف الشمس وصلاة خسوف القمر وهي سنة مؤكدة
“Jenis kedua adalah shalat sunah karena suatu sebab terdahulu, yaitu shalat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah yaitu shalat dua gerhana, shalat gerhana matahari dan shalat gerhana bulan. Ini adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zein, Bandung, Al-Maarif, tanpa keterangan tahun, halaman 109).
Sholat kusuf dilaksanakan secara berjama'ah dengan urutan sebagai berikut :
Pertama, sholat kusuf diawali dengan sholat sunnah 2 rakaat. Tata cara sholatnya sama denga sholat sunnah Idul Fitri / Adha, hanya saja, setiap roka'at dilaksanakan 2 kali ruku'.
Kedua, setelah sholat sunnah tadi, dilanjutkan dengan dua khutbah seperti pada sholat Idul Fitri / Adha. Hanya saja, tidak dianjurkan takbir sebagaimana khutbah di Idul fitri / Adha.
Sebelum shalat ada baiknya imam atau jamaah melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الكسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal kusûfi rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ
“Saya shalat sunah gerhana matahari dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”
Adapun secara teknis, shalat sunah gerhana matahari adalah sebagai berikut:
1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
3. Baca taawudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Al-Baqarah atau selama surat itu dibaca dengan jahar (lantang).
4. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.
5. Itidal, bukan baca doa i’tidal, tetapi baca Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Ali Imran atau selama surat itu.
6. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.
7. Itidal. Baca doa i’tidal.
8. Sujud dengan membaca tasbih selama rukuk pertama.
9. Duduk di antara dua sujud
10. Sujud kedua dengan membaca tasbih selama rukuk kedua.
11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
12.Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada diri pertama dianjurkan membaca surat An-Nisa. Sedangkan pada diri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.
13. Salam.
14. Imam atau orang yang diberi wewnang menyampaikan dua khutbah shalat gerhana dengan taushiyah agar jamaah beristighfar, semakin takwa kepada Allah, taubat, sedekah, memerdedakan budak (pembelaan terhadap kelompok masyarakat marjinal), dan lain sebagainya.

Senin, 16 Desember 2019

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CPNS KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2019

Irmanto
Hasil Seleksi Administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 telah keluar. 6349 peserta dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya, sedangkan sisanya, 1280 peserta dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administratif.
Peserta yang lulus seleksi administrasi wajib mengikuti tahap selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Komputer Assisted Test (CAT). Lokasi dan jadwal pelaksanaan SKD akan diumumkan kemudian melalui laman https://sscn.bkn.go.id atau http://bkpsdm.sumenepkab.go.id.

Silahkan download pengumuman resminya di bawah ini.


Download semua di bawah ini via Google Drive
Yang lolos seleksi administrasi CPNS 2019, jangan lupa ikut SIMULASI TES CPNS RESMI dari BKN. Berikut tutorialnya.

Jumat, 22 Februari 2019

TIPS MEMILIK WEBSITE SEKOLAH DENGAN BIAYA KURANG DARI 100 RIBU

Irmanto
Tahukan kalian?
Website SMP Al-Ghazali  (https://www.smpalghazali.sch.id) ini beberapa tahun pertamanya hanya membutuhkan biaya kurang dari 100 ribu tiap tahunnya.
Kok bisa?
YA sangat bisa!
Caranya?
Untuk membangun sebuat website sekolah, bisa kita manfaatkan platform blogger.com.
Itu gratis!
Hanya membutuhkan 1 buah akun Google saja.
Tutorialnya di bawah ini :


Gampang bukan?
Tapi, setelah membuat blog, alamatnya masih smpalaghazali.blogspot.com.
Maka kita sewa domain. Domain adalah alamat website kita yang nantinya kita pilih sesuai dengan instansi, kalau sekolah, yaitu sch.id. Sewa domain ini hanya membutuhkan biaya sekitar 75 - 80 ribu saja tiap tahunnya.
Yang SMP Al-Ghazali misalnya.
Awalnya : http://smpalghazali.blogspot.com
Lalu saya sewakan domain .sch.id, sehingga alamatnya berubah menjadi : http://www.smpalghazali.sch.id

Sewa domain bisa dilakukan di Rumah Hosting. Salah satu Provider yang paling saya rekomendasikan. Klik disini untuk ke Rumah Hosting.

Mudah dan murah!
Tidak perlu mahal, yang penting bermanfaat dan barokah. :-)

Silahkan tinggalkan komentar untuk berdiskusi.

Selasa, 25 April 2017

HIKMAH PERJALANAN ISRO' MI'ROJ NABI MUHAMMAD SAW

SMP Al-Ghazali 2
Perjalanan isra dan mi’raj merupakan perjalanan yang penuh berkah yang menunjukkan betapa Maha Kuasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bagaimana seorang hamba –Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam-, bersama ruh dan jasadnya menempuh jarak ribuan bahkan jutaan kilometer hanya dalam satu malam saja. Dan dalam perjalanan yang sedemikian cepat tersebut, Allah kuasakan Nabi Muhammad mampu melihat keadaan sekitar yang beliau lewati, baik kejadian atau keadaan saat isra maupun mi’raj.

Imam as-Suyuthi adalah di antara ulama yang menjelaskan beberapa hikmah perjalanan isra mi’raj. Beliau mengatakan tentang hikmah perjalanan isra dilakukan di malam hari karena malam hari adalah waktu yang tenang menyendiri dan waktu yang khusus. Itulah waktu shalat yang diwajibkan atas Nabi, sebagaimana dalam firman-Nya, “Berdirilah shalat di malam hari” (QS. Al-Muzammil: 2) (as-Suyuthi, al-Khasha-is an-Nabawiyah al-Kubra, Hal: 391-392).

Abu Muhammad bin Abi Hamzah mengatakan, “Hikmah perjalanan isra menuju Baitul Maqdis sebelum naik ke langit adalah untuk menampakkan kebenaran terjadinya peristiwa ini dan membantah orang-orang yang ingin mendustakannya. Apabila perjalanan isra dari Mekah langsung menuju langit, maka sulit dilakukan penjelasan dan pembuktian kepada orang-orang yang mengingkari peristiwa ini. Ketika dikatakan bahwa Nabi Muhammad memulai perjalanan isra ke Baitul Maqdis, orang-orang yang hendak mengingkari pun bertanya tentang ciri-ciri Baitul Maqdis sebagaimana yang pernah mereka lihat, dan mereka pun tahu bahwa Nabi Muhammad belum pernah melihatnya. Saat Rasulullah mengabarkan ciri-cirinya, mereka sadar bahwa peristiwa isra di malam itu benar-benar terjadi. Kalau mereka membenarkan apa yang beliau katakan tentang isra konsekuensinya mereka juga harus membenarkan kabar-kabar yang datang sebelumnya (risalah kenabian). Peristiwa itu menambah iman orang-orang yang beriman dan membuat orang-orang yang celaka bertambah keras bantahannya (Ibnu Hajar, Fathul Bari, 7: 200-201).

Dan termasuk hikmah perjalanan isra mi’raj Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah isyarat bagi umat Islam agar menjaga bumi al-Quds dari para penyusup dan orang-orang yang tidak senang terhadap Islam. Khususnya bagi kaum muslimin saat ini, agar tidak merasa rendah, takut, dan lemah dalam memperjuangkan al-Quds dari tangan orang-orang Yahudi (al-Buthi, Fiqh ash-Shirah an-Nabawiyah, Hal: 113)

Adapun hikmah dari peristiwa mi’raj dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih susu daripada khamr menunjukkan fitrah dan murninya ajaran Islam yang sesuai dengan tabiat manusia. Sedangkan peristiwa terbukanya pintu langit yang sebelumnya terkunci, lalu Jibril ‘alaihissalam meminta untuk dibukakan, yang demikian agar alam semesta mengetahui bahwa sebelum kedatangan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam hal ini belum pernah dilakukan. Sekiranya tidak demikian, mungkin orang akan menyangka bahwa pintu langit senantiasa terbuka. Dan Allah Ta’ala juga hendak mengabarkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dikenal oleh penduduk langit. Oleh karena itu, ketika pintu langit dibukakan, lalu Malaikat Jibril mengatakan kepada penjaga langit bahwa ia bersama Muhammad, malaikat penjaga tersebut bertanya, “Apakah dia telah diutus?” Bukan bertanya, “Siapa Muhammad?” (as-Suyuthi, al-Khasha-is an-Nabawiyah al-Kubra, 391-392).

As-Suyuthi melanjutkan, hikmah beliau dipertemukan dengan Nabi Adam ‘alaihissalam pada langit pertama karena Nabi Adam adalah nabi dan manusia pertama. Di langit kedua bertemu dengan Nabi Isa ‘alaihissalam karena Nabi Isa adalah yang paling dekat masanya dengan Nabi Muhammad ‘alahima shalatu wa salam. Kemudian di langit ketiga bertemu dengan Nabi Yusuf, karena umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam akan masuk ke dalam surga dengan penampilan serupawan Nabi Yusuf. Berikutnya Nabi Idris, dikatakan bahwa beliaulah yang pertama kali diangkat ke langit sebelum Nabi Isa dan Nabi Muhammad. Kemudian bertemu dengan Nabi Harun karena dia adalah saudara Nabi Musa yang mendapinginya dalam berjuang. Setelah itu berjumpa Nabi Musa karena keutamaan beliau pernah diajak berbicara oleh Allah. Dan terakhir adalah Nabi Ibrahim karena beliau adalah bapak pilihan yakni bapak para nabi.

Imam al-Qurthubi menyatakan, pengkhususkan Nabi Musa dalam peristiwa shalat. Ada yang mengatakan karena Nabi Musa adalah nabi yang paling dekat posisinya saat Nabi Muhmmad turun. Ada juga yang mengatakan umatnya lebih banyak dari umat nabi selainnya. Ada lagi yang berpendapat karena kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Musa adalah kitab yang paling mulia kedudukan dan hukum syariatnya sebelum Alquran diturunkan. Atau juga karena umat Nabi Musa dibebankan amalan shalat sebagaimana umat nabi lainnya, lalu mereka merasa berat dengan syariat tersebut, maka Nabi Musa kasihan dengan umat Nabi Muhammad. Pendapat terakhir ini dikuatkan dengan riwayat tentang perkataan Nabi Musa,

أنا أعلم بالناس منك

“Saya lebih mengetahui karakter manusia dibanding Anda.”

Tidak heran Alquran banyak sekali memuat kisah Nabi Musa, tujuannya adalah agar kita banyak-banyak mengambil hikmah dari perjalanan hidup beliau, perjalanan dakwahnya, dll.

Pengkhususan syariat shalat melalui perjalanan mi’raj karena ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mi’raj di malam itu, para malaikat sedang beribadah. Di antara mereka ada yang berdiri dan tidak duduk, ada yang terus rukuk dan tidak sujud, ada yang terus sujud dan tidak duduk, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mengumpulkan semua ibadah ini untuk umat Nabi Muhammad. Seorang hamba menggabungkan berdiri, rukuk, sujud, dan duduk dalam satu rakaat saja (Muhammad Amin bin Ahmad Janki, ash-Shirah an-Nabawiyah min al-Fathi al-Bari, 1: 239-240).

Dengan perjalanan isra mi’raj ini, Allah menginginkan agar hamba dan Rasul-Nya merasakan periode baru dalam berdakwah, sebagaimana Nabi Musa juga mengalami periode baru dengan berangkat langsung mendakwahi Firaun dan diangkatnya saudaranya Harun untuk mendampingi dakwahnya. Nabi Musa sebelum diperintahkan untuk menemui Firaun telah Allah siapkan dengan berbagai macam mukjizat dan keutamaan agar beliau siap. Allah berfirman kepada Nabi Musa,

لِنُرِيَكَ مِنْ آَيَاتِنَا الْكُبْرَى اذْهَبْ إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى

“untuk Kami perlihatkan kepadamu sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Kami yang sangat besar, Pergilah kepada Fir´aun; sesungguhnya ia telah melampaui batas.” (QS. Thaha: 23-24)

Sama halnya dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah persiapkan perjalanan dakwah beliau yang panjang dengan membawanya ke suatu fase dimana dipertemukan dengan Jibril, para nabi, surga dan neraka, agar kesabaran beliau kian tertempa dalam menghadapi lika-liku perjalanan dakwah. Allah berfirman kepada Nabi Muhammad,

لَقَدْ رَأَى مِنْ آَيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى

“Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (QS. An-Najm: 18)

Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam diistimewakan dengan mengimami para nabi dan dinaikkan menuju sidratul muntaha, suatu keistimewaan yang tidak didapat oleh seoranng pun selain beliau.

Dan sebesar-besar hikmah dari perjalanan isra mi’raj adalah disyariatkannya shalat. Dengan melaksanankan shalat wajib tersebut seorang hamba menegakkan sebuah kewajiban ubudiyah yang mampu meredam hawa nafsu, menanamkan akhlak-akhlak mulia di dalam hati, menyucikan jiwa dari sifat penakut, pelit, keluh kesah, dan putus asa. Dengan shalat kita bisa memohon pertolongan kepada Allah dari permasalahan yang kita hadapi. Allah Ta’ala berfiman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

إِنَّ الإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا إِلاَّ الْمُصَلِّينَ الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلاَتِهِمْ دَائِمُونَ

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya.” (QS. Al-Ma’arij: 19-23)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang yang senantiasa berdiri (shalat) bermunajat kepada Rabbnya, sampai-sampai beliau menemukan kenikmatan dalam mengerjakan shalat. Beliau bersabda,

وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلاةِ

“Dan dijadikan penyejuk hatiku di dalam shalat.”

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang bersemangat dalam mengerjakan shalat dan tidak lalai dalam mengerjakannya. Semoga shalat menjadi penyejuk hati kita dan jalan untuk mendekatkan diri kepada Rabb kita. Amin..

Sumber: Islamstory.com

Oleh nurfitri Hadi



Read more http://kisahmuslim.com/4396-hikmah-dari-perjalanan-isra-dan-miraj.html

Jumat, 21 April 2017

Mengenal Raden Adjeng Kartini, Pahlawan Kaum Perempuan

Irmanto
Sejarah Hari Kartini 21 April Lengkap - Hari ini tanggal 21 April adalah Hari Kartini. Mengapa disebut sebagai Hari Kartini ?

Sejarah diperingatinya Hari Kartini pada tanggal 21 April adalah setelah ditetapkan oleh Presiden Soekarno dengan surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964 tertanggal 2 Mei 1964 dimana Kartini ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan sekaligus menetapkan hari lahirnya yaitu tanggal 21 April diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

Raden Adjeng (RA) Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi[2], maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.
Sekolah Kartini (Kartinischool), 1918.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Kartini sangat tertarik pada kemajuan berpikir perempuan-perempuan di Eropa hingga timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi yang pada saat itu berada pada status sosial yang rendah. Surat-surat Kartini sebagai hasil korespondennya dengan beberapa rekan sahabatnya di Eropa
kemudian dijadikan sebuah buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.

Kartini menikah dengan bupati Rembang Raden Adipati Joyodiningrat pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini oleh karenanya ia diberi kebebasan dan didukung untuk mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari setelah melahirkan, tepatnya tanggal 17 September 1904 Kartini menghembuskan nafas terakhirnya di usia yang masih terbilang muda yaitu pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang, Jawa Tengah.

Demikianlah informasi tentang Sejarah Hari Kartini 21 April yang diperingati tiap tahunnya. Semoga informasi diatas menambah wawasan Anda.

_____
Sumber : http://www.serunik.com/2014/04/sejarah-hari-kartini-21-april-lengkap.html

Senin, 29 Agustus 2016

PENTINGNYA PENGGUNAAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ASING

Irmanto
Oleh IRMANTO
Kepala SMP Al-Ghazali Sumenep

"Bahasa bukan ilmu, tapi skill"
Begitulah banyak orang mengatakan. Memang betul, hakikat dari adanya bahasa adalah untuk membantu kita berkomunikasi dengan lebih mudah. Meskipun tanpa kita tahu struktur gramatikalnya, maka itu bukanlah suatu masalah selagi kita bisa menggunakannya. Pembelajaran bahasa adalah pembelajaran yang bertujuan agar kita bisa berkomunikasi dalam bahasa tersebut.

Maka dari itu, sangat penting kiranya memilih dan menggunakan pendekatan yang tepat demi tercapainya tujuan komunikasi tersebut. Pendekatan Komunikatif adalah pendekatan yang paling pas untuk digunakan. Karena pendekatan ini mengutamakan makna yang sebenarnya dibandingkan dengan tata bahasanya.

Pendekatan komunikatif mulai munvul sekitar tahun 1960an, dimana saat itu, pembelajaran bahasa banyak menggunakan pendekatan situasional, dimana bahasa dipraktekkan dalam situasi situasi tertentu. Lalu pendekatan ini mulai menimbulkan penolakan dan akhirnya melahirkan pendekatan komunikatif.

Intinya adalah, pembelajaran bahasa yang seharusnya adalah bertujuan untuk membantu menjadikan peserta didik agar bisa menggunakan bahasa tersebut. Sehingga, di akhir pembelajaran, ada kemampuan yang bertambah dari peserta didik dalam komunikasinya menggunakan bahasa tersebut.

Akan tetapi, sayangnya, dalam beberapa praktek pembelajaran bahasa (kalau tidak mayoritas) terutama bahasa asing sperti bahasa Inggris masih saja menekankan pembelajaran sitasional dan atau bahkan konvesional. Peserta didik diarahkan pada buku pegangan atau bahkan ironisnya pada buku LKS dengan hanya membahas apa yang ada, atau menterjemah dan menjawab soal soal yang ada. Sehingga, output yang tercetak bukan siswa yang terampil berbahasa, akan tetapi siswa yang mahir menjawab soal bahasa. Padahal, kalau kita kembali pada tujuan utama pembelajaran bahasa adalah untuk membantu siswa bisa terampil berbahasa.

Mengutip dari kalimat paling atas bahwa bahasa bukan ilmu yang hanya perlu kita pelajari di kelas dengan membahas tata bahasa dan menjawab soal, tapi lebih dari itu, bahasa adalah sebuah kemampuan dimana kita bisa terampil menggunakannya.

Selasa, 12 April 2016

KUNCI SUKSES BELAJAR

Irmanto

Thomas Alfa Edison
Beliau si penemu lampu. Sekarang dipakai di seluruh dunia.


D Zawawi Imron. 
Siapa yang tidak kenal penyair kondang seperti beliau? Bahkan buku bukunya diterjemahkan ke dalam banyak bahasa.


Buya Hamka
Apalagi beliau yang sangart terkenal dalam banyak bidang, politik, agama, budaya. Beliau seorang ulama, aktivis dan penulis terkenal di nusantara.


Albert Einstein
Waw. Beliau adalah orang tercerdas di dunia. IQnya sangat tinggi. Fisikawan penerima nobel.


Tahukah kalian? Mereka adalah orang orang dengan pendidikan "rendah". Bahkan Thomas Alfa Edison dan Albert Einstein dinobatkan sebagai murid "paling bodoh" di sekolah. Tapi, justru mereka yang menemukan banyak hal dan bahkan Einstein dinobatkan sebagai manusia tercerdas di dunia.
Kenapa mereka berhasil, padahal sekolahnya tidak tinggi?
dan kenapa banyak sekali masyarakat yang Ijazahnya tinggi justru tidak punya karya apa apa bahkan tidak punya apa apa?
Tahukah kamu bahwa sebelum mereka menjadi hebat, ada proses yang sangat panjang yang harus mereka lalui. Bahkan "kegagalan" adalah teman mereka. Tapi, meski mereka sering gagal, mereka tidak pernah berhenti mencoba. Mereka terus berkarya dan berkarya. Mencoba satu cara dan pindah ke cara lain. Hingga akhirnya, kegagalan kegagalan dan rintangan itu justru menjadikan mereka semakin hebat dan pada puncaknya mereka menghasilkan karya karya spektakuler yang diakui oleh negara bahkan dunia.

Jadi, apa kunci sukses mereka?
Tahukah kalian? Saat kecil meski tidak di sekolah, belajar mereka sangat amat giat. D Zawawi Imron suka sekali mebaca buku buku. Jika melihat potongan koran, beliau ambil dan baca. Thomas Alfa Edison dan Albert Einstein setiap hari membaca buku yang dimiliki orang tua mereka. Setiap hari mereka terus belajar dan belajar.
Ya! Kunci suksesnya adalah TEKUN BELAJAR. Bersungguh sungguh mendalami sesuatu. Tidak setengah setengah. Mereka memberika seluruh hidup mereka untuk mendalami ilmu yang mereka dalami. Dimanapun itu. Tidak harus di sekolah.

Apakah berarti sekolah tidak penting?
Oh tidak! Sekolah sangat penting! Dengan sekolah kamu bisa lebih mudah mempelajari apa yang ingin kamu pahami. Disana ada fasilitas buku dan pembimbing / guru yang bisa membantu kamu menjawab keingin tahuanmu. Membantu memecahkan hal hal yang tidak bisa kamu pahami. 
Sekolah membantu kamu untuk lebih mudah mencapai keinginanmu.
Tapi tetap dengan satu syarat!
KAMU HARUS TEKUN DAN BERSUNGGUH SUNGGUH

Bahkan sekolahpun tidak akan bisa membantumu untuk menjadi lebih baik atau lebih pintar. Selama kamu tidak bersunggung untuk mencapainya. Allah saja tidak akan merbahmu selama kamu tidak mau berubah.

Maka, semuanya sebenarnya bergantung kepada diri kamu. Bukan tempat kamu berada. Dimanapun kamu selama kamu bersungguh sungguh, maka kamu pasti bisa mencapai mimpi mimpimu.

Sekolah tidak menjamin kamu sukses. Tapi, dengan sekolah kamu bisa lebih mudah mencapai kesuksesan itu.

Mari bersungguh sungguh!

Ingat!!!
Man jadda wajada!
Siapa yang bersungguh sungguh, pasti sukses!


IRMANTO

Minggu, 27 September 2015

AYO KEJAR MIMPIMU...!

SMP Al-Ghazali 2
Di dunia ini, banyak orang menyadari bahwa dia menginginkan sesuatu. Mereka punya harapan yang ingin mereka capai; kesuksesan, kepintaran, popularitas ataupun kecantikan.

Akan tetapi, kebanyakan dari mereka yang sadar ini hanya berhenti sampai harapan itu saja, mereka tidak berusaha untuk menggapainya, mereka hanya duduk dan melamun di atas harapan itu lau membayangkan jika Tuhan yang memberikan harapan itu akan langsung mengabulkan harapannya tanpa usaha.

Padahal Tuhan berfirman dalam Al-Qur’an bahwa Dia tidak akan merubah sesuatu jika kita tidak mau merubahnya. Kita tidak akan mendapatkan apa yang kita inginkan jika kita tidak mau mendapatkannya, jika kita tidak mau berusaha.

Tapi pertanyaannya, terkadang kita sudah berusaha tapi tetap tidak mendapatkan apa yang kita inginkan? Ingat! apakan Tuhan akan mengabulkan apa yang yang kita inginkan itu tidak usah kita pikirkan, yang penting adalah kita berusaha dengan sungguh-sungguh. Karena kita harus percaya bahwa Tuhan tahu apa yang terbaik buat kita, Tuhan pasti akan menunjukkan dimana kita harus berjalan dan Dia mempunyai banyak cara bagaimana untuk menunjukkan kepada kita.

Ingat! Apa yang kita cintai tidak selalu menjadi yang terbaik buat kita, dan apa yang kita benci belum tentu menjadi yang jelek untuk hidup kita. Al-Qur’an menegaskan kepada kita untuk mencintai atau mengharap sesuatu dengan sekedarnya saja.

Jadi, harapan yang kita miliki harus dibarengi dengan usaha untuk menggapainya. Jika kita berusaha, kita akan mendapatkan apa yang kita mau. Tapi ingat, berusaha saja, jangan berpikir apakah Tuhan akan memberikan apa yang kita inginkan atau tidak. Dan berusahalah sebisa mungkin, berusahalah dimana kita bias, kapan kita bisa dan bagaimana kita bisa melakukannya.


“pilihan yang kita pilih akan menentukan apakah kita akan baik atau tidak nanti”


"kamu adalah ciptaan paling spesial bagi Allah! Dekati Allah dan mintalah. Maka dia pasti mengabulkan!"

"Kamu memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Jadi, tetap berani dan percaya diri serta rendah hati!"

"jauhi hal hal yg bisa menggagalkanmu mencapai mimpi! Salah satunya adalah KESENANGAN SEMENTARA"

Senin, 30 Maret 2015

ANTARA PIKIRAN & CATATAN AMAL MANUSIA

Irmanto
Kita (muslim) sudah sama sama tahu bahwa semua amal / perbuatan kita dicatat oleh Allah melalui ke 2 malaikat-Nya, Rokib dan Atid. Segala hal, sekecil apapun, baik yang kita rasa, dengar, raba, lihat, cium dan bahkan pikiran dan perasaan kita, semuanya dicatat oleh Allah untuk kemudian diberikan balasan sesuai dengan hukum yang ada. Yang baik dibalas dengan kebaikan dan yang buruk dibalas dengan keburukan pula.

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al Zalzalah: 7-8)

(sebuah pertanyaan kecil saat saya kecil : gimana ya ke 2 malaikat itu nyatet jutaan ummat manusia :-D )


Tahukah kamu? bahwa dalam teori hukum pikiran, dikatakan bahwa:

"memori / kenangan / pengalaman APAPUN, baik itu perbuatan, perkataan, pikiran ataupun perasaan, tersimpan untuk selamanya dalam pikiran kita"

juga,

"tidak ada memori / kenangan / pengalaman APAPUN, baik itu perbuatan, perkataan, pikiran ataupun perasaan, yang bisa dihapus atau dihilangkan"

Teori di atas dalam praktek relaksasi pikiran (hipnosis), dibuktikan dan menjadi acuan sebuah teknik hipnoterapi yang disebut dengan AGE REGRESSION, dimana klien dibawa pada masa lalunya untuk menemukan akar masalah dan kemudian diselesaikan.

Teknik Age Regression ini sudah sangat lumrah dan terbukti bisa dilakukan, membawa klien pada masa masa tertentu yang pernah dilewatinya.

Dari catatan di atas, pikiran saya kemudian berhipotesa bahwa ada kemiripan antara ajaran Islam tentang catatan amal manusia dengan teori ilmiah pikiran. Keduanya sama sama menyatakan bahwa semua apa yang kita perbuat, rasakan, alami atau semua yang berhubungan langsung dengan kita, SELALU dan PASTI dicatat.
Hanya saja, dalam bahasa ilmiah, catatan itu ada dalam pikiran kita sedangkan dalam bahasa Islam, catatan itu ada pada malaikat malaikat Allah.

Saya tidak mengatakan bahwa catatan amal manusia itu adalah pikiran manusia itu sendiri. Akan tetapi, benang merah yang tertarik dalam pikiran saya antara ajaran islam tentang catatan amal dan hukum pikiran di atas adalah sebenarnya ajaran ajaran agama yang terkadang terlihat mustahil dalam pandangan kita, sebenarnya semua itu ditunjukkan ke-logikaannya dalam kehidupan sehari hari. Hanya tinggal apakah kita mempelajarinya atau tidak.

Seperti kemustahilan Nabi Muhammad dalam Isro' Mi'roj-nya, yang kemudian ditemukan kebenarannya dalam conoh kecil dalam kehidupan, yaitu dengan adanya pesawat terbang yang bisa melesat lebih cepat dari pandangan mata bahkan lebih cepat dari suara, dan keanehan dan kemustahilan catatan amal manusia yang ditunjukkan dalam catatan memori kehidupan kita dalam pikiran.

Mudah mudahan bermanfaat...
Amin

Written by:
IRMANTO

also posted in http://altheracenter.blogspot.com

Senin, 23 Maret 2015

DOSA YANG TERUS MENGALIR

Irmanto

Assalamualaikum,  dosa apa yg trus mengalir meski qt sudah meninggal??

Dari: Devi Suherna
Jawaban:
Wa alaikumus salam
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Kita sering mendengar istilah sedekah jariyah. Itulah sedekah yang pahalanya akan terus mengalir, meskipun kita telah meninggal dunia. Kita akan tetap terus mendapatkan kucuran pahala, selama harta yang kita sedekahkan masih dimanfaatkan oleh kaum muslimin untuk melakukan ketaatan. Dari Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Apabila manusia meninggal, amalnya akan terputus, kecuali 3 hal: ‘Sedekah Jariyah, Ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakannya.’ (HR. Nasa’i 3651, Turmudzi 1376, dan dishahihkan Al-Albani).
Sebagai orang beriman, yang sadar akan pentingnya bekal amal di hari kiamat, tentu kita sangat berharap bisa mendapatkan amal semacam ini. Di saat kita sudah pensiun beramal, namun Allah tetap memberikan kucuran pahala karena amal kita di masa silam.

Dosa Jariyah

Disamping ada pahala jariyah, dalam islam juga ada dosa yang sifatnya sama, dosa jariyah. Dosa yang tetap terus mengalir, sekalipun orangnya telah meninggal. Dosa yang akan tetap ditimpakan kepada pelakunya, sekalipun dia tidak lagi mengerjakan perbuatan maksiat itu.
Betapa menyedihkannya nasib orang ini, di saat semua orang membutuhkan pahala di alam barzakh, dia justru mendapat kucuran dosa dan dosa. Anda bisa bayangkan, penyesalan yang akan dialami manusia yang memiliki dosa jariyah ini.
Satu prinsip yang selayaknya kita pahami, bahwa yang Allah catat dari kehidupan kita, tidak hanya aktivitas dan amalan yang kita lakukan, namun juga dampak dan pengaruh dari aktivitas dan amalan itu. Allah berfirman di surat Yasin,
إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ
“Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasin: 12)
Orang yang melakukan amal dan aktivitas yang baik, akan Allah catat amal baik itu dan dampak baik dari amalan itu. Karena itulah, islam memotivasi umatnya untuk melakukan amal yang memberikan pengaruh baik yang luas bagi masyarakat. Karena dengan itu dia bisa mendapatkan pahala dari amal yang dia kerjakan, plus dampak baik dari amalnya.
Sebaliknya, orang yang melakukan amal buruk, atau perbuatan maksiat, dia akan mendapatkan dosa dari perbuatan yang dia lakukan, ditambah dampak buruk yang ditimbulkan dari kejahatan yang dia kerjakan. Selama dampak buruk ini masih ada, dia akan terus mendapatkan kucuran dosa itu. – wal’iyadzu billah.. –, itulah dosa jariyah, yang selalu mengalir. Sungguh betapa mengerikannya dosa ini.
Mengingat betapa bahayanya dosa jariyah ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan umatnya agar berhati-hati, jangan sampai dia terjebak melakukan dosa ini.

Sumber Dosa Jariyah

Diantara sumber dosa jariyah yang telah diperingatkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
Pertama, mempelopori perbuatan maksiat.
Mempelopori dalam arti dia melakukan perbuatan maksiat itu di hadapan orang lain, sehingga banyak orang yang mengikutinya. Meskipun dia sendiri tidak mengajak orang lain untuk mengikutinya. Dalam hadis dari Jarir bin Abdillahradhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْء
“Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.” (HR. Muslim).
Orang ini tidak mengajak lingkungan sekitarnya untuk melakukan maksiat yang sama. Orang ini juga tidak memotivasi orang lain untuk melakukan perbuatan dosa seperti yang dia lakukan. Namun orang ini melakukan maksiat itu di hadapan banyak orang, sehingga ada yang menirunya atau menyebarkannya.
Karena itulah, anak adam yang pertama kali membunuh, dia dilimpahi tanggung jawab atas semua kasus pembunuhan karena kedzaliman di alam ini. Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا
“Tidak ada satu jiwa yang terbunuh secara dzalim, melainkan anak adam yang pertama kali membunuh akan mendapatkan dosa karena pertumpahan darah itu.”(HR. Bukhari 3157, Muslim 4473 dan yang lainnya).
Anda bisa bayangkan, orang yang pertama kali mendesain rok mini, pakaian you can see, kemudian dia sebarkan melalui internet, lalu ditiru banyak orang. Sekalipun dia tidak ngajak khalayak untuk memakai rok mini, namun mengingat dia yang mempeloporinya, kemudian banyak orang yang meniru, dia mendapatkan kucuran dosa semua orang yang menirunya, tanpa dikurangi sedikitpun.
Tak jauh beda dengan mereka yang memasang video parno atau cerita seronok di internet, tak terkecuali media massa, kemudian ada orang yang nonton atau membacanya, dan dengan membaca itu dia melakukan onani atau zina atau bahkan memperkosa, maka yang memasang di internet akan mendapat aliran dosa dari semua maksiat yang ditimbulkan karenanya.
Termasuk juga para wanita yang membuka aurat di tempat umum, sehingga memancing lawan jenis untuk menikmatinya, maka dia mendapatkan dosa membuka aurat, plus dosa setiap pandangan mata lelaki yang menikmatinya. Meskipun dia tidak mengajak para lelaki untuk memandanginya.
Kedua, mengajak melakukan kesesatan dan maksiat
Dia mengajak masyarakat untuk berbuat maksiat, meskipun bisa jadi dia sendiri tidak melakukan maksiat itu. Merekalah para juru dakwah kesesatan, atau mereka yang mempropagandakan kemaksiatan.
Allah berfirman, menceritakan keadaan orang kafir kelak di akhirat, bahwa mereka akan menanggung dosa kekufurannya, ditambah dosa setiap orang yang mereka sesatkan,
لِيَحْمِلُوا أَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ أَلَا سَاءَ مَا يَزِرُونَ
Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari kiamat, dan berikut dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan). (QS. an-Nahl: 25)
Imam Mujahid mengatakan,
يحملون أثقالهم: ذنوبهم وذنوب من أطاعهم، ولا يخفف عمن أطاعهم من العذاب شيئًا
Mereka menanggung dosa mereka sendiri dan dosa orang lain yang mengikutinya. Dan mereka sama sekali tidak diberi keringanan adzab karena dosa orang yang mengikutinya. (Tafsir Ibn Katsir, 4/566).
Ayat ini, semakna dengan hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا
“Siapa yang mengajak kepada kesesatan, dia mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.” (HR. Ahmad 9398, Muslim 6980, dan yang lainnya).
Anda bisa perhatikan para propagandis yang menyebarkan aliran sesat, menyebarkan pemikiran menyimpang, menyerukan masyarakat untuk menyemarakkan kesyirikan dan bid’ah, menyerukan masyarakat untuk memusuhi dakwah tauhid dan sunah, merekalah contoh yang paling mudah terkait hadis di atas.
Sepanjang masih ada manusia yang mengikuti mereka, pelopor kemaksiatan dan penghasung pemikiran menyimpang, selama itu pula orang ini turut mendapatkan limpahan dosa, sekalipun dia sudah dikubur tanah. Merekalah para pemilik dosa jariyah.
Termasuk juga mereka yang mengiklankan maksiat, memotivasi orang lain untuk berbuat dosa, sekalipun dia sendiri tidak melakukannya, namun dia tetap mendapatkan dosa dari setiap orang yang mengikutinya.
Semoga Allah memudahkan kita untuk melakukan amal jariyah dan menjauhkan kita dari dosa jariyah. Amin…
Dijawab oleh: Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

___________________
Copied from:
http://www.konsultasisyariah.com/dosa-yang-terus-mengalir/

CONTOH SKRIP HIPNOSIS SEDERHANA

Irmanto
HIPNOSIS adalah seni berkomunikasi untuk membawa seseorang ke dalam kondisi TRANCE, dimana gelombang otak begitu tenang dalam tingkat ALPHA ke bawah.

Karena hipnosis adalah seni komunikasi, untuk pemula dibutuhkan belajar berkomunikasi tersebut. Dibutuhkan kecakapan berbicara.

Disini saya berikan beberapa contoh skrip hipnosis:

TANGAN / MATA TERKUNCI
Tarik nafas dalam dalam melalui hidung, keluar pelan pelan melalui mulut. Sekarang tutup mata anda. Fokuskan pikiran Anda kepada dua belah tangan Anda yang sekarang telah menyatu. Bayangkan saya mempunyai sekaleng lem yang sangat lengket sekali, bahkan lebih lengket dari lem yang Anda ketahui. Sekarang bayangkan dengan jelas dipikiran Anda bawa sekaleng lem kuat tadi sudah saya tuangkan ke tangan Anda yang sekarang menyatu. Rasakan bahwa lemnya kini tertiup angin dan semaki lama akan semakin kering dan keras. Sehingga membuat tangan Anda kini menempel dan menyatu satu sama lain. Dan sekarang ketika Anda membuka mata nanti entah mengapa tangan Anda sangat lengket sekali, semakin Anda mencoba unuk memisahkannya maka tangan Anda akan semakin lengket dan sangat lengket sekali. Hitungan ke 3 buka mta Anda dan tangan Anda akan sangat lengket dan menyatu satu sama lain. Oke 1... 2...3 buka mata Anda dan paksa buka, semakin Anda memaksa maka tangan Anda akan semakin lengket dan menyatu satu sama lain.

NOTE:

Untuk mata, sesuaikan kata katanya.

Rabu, 18 Maret 2015

AKU BISA KARENA BIASA

Irmanto
Menjadi pribadi yang super duper istimewa adalah impian setiap individu.  Tetapi hal itu tidak semudah yang dikatakan, perlu keyakinan dan usaha untuk menjadi bisa. Rasa malu, minder atau merasa nggak pede adalah hal yang biasa, tetapi yang tidak boleh dibiasakan adalah kita menjadikan rasa itu mengkungkung kita untuk tampil. Kita merasa tidak akan bisa, baru mulai saja kita sudah akan gagal.
Nah, keyakinan itu yang membuat kita selalu kerdil, merasa tidak berguna. Padahal Tuhan menciptakan hambanya dengan banyak kelebihan, lantas jika kita terus merasa tidak bisa bukankah sama saja kita tidak mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan. Rasa tidak bisa timbul karena tidak biasa, sehingga kita tidak mempunyai pengalaman yang akan kita jadikan sebagai guru terbaik.

Faktor internal tersebut mengawali kita menjadi pribadi yang rapuh, sehingga faktor eksternalpun tidak mendukung. Lingkungan yang ada menuntut kita menjadi pribadi yang up to date, istilahnya!. Tetapi karena faktor internal tersebut malah menjadikan kita pribadi yang kerdil. Lingkungan yang seharusnya menjadi motivasi agar lebih berkembang sama sekali tidak memberikan kita ruang berekspresi. So mulai sekarang biasakan untuk melakukan hal-hal yang baru, belajar memberantas rasa malu dan nggak percaya diri, karena hal itu hanya akan menjajah diri kita………….


Oleh: Eka Fardiana, S.Pd