Kamis, 27 Februari 2014
Sabtu, 15 Februari 2014
SMP Al-Ghazali
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, listen to my heart
Man dooset daram
Be cheshme man gerye nade
Na nemitoonam
Bedoone to halam bade
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, listen to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
To har jaa ke bashi kenaretam
Taa aakharesh divoonatam
To to nemidooni ke joonami
Bargard pisham
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, listen to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
Lala lejli Lala lejli lalala lala
Lala lejli Lala lejli lalala lala
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, lïsten to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, lïsten to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
Lala lejli Lala lejli lalala lala
Lala lejli Lala lejli lalala lala
SMP Al-Ghazali 2
11.02.00
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, listen to my heart
Man dooset daram
Be cheshme man gerye nade
Na nemitoonam
Bedoone to halam bade
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, listen to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
To har jaa ke bashi kenaretam
Taa aakharesh divoonatam
To to nemidooni ke joonami
Bargard pisham
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, listen to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
Lala lejli Lala lejli lalala lala
Lala lejli Lala lejli lalala lala
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, lïsten to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
I'm so lonely broken angel
I'm so lonely, lïsten to my heart
One and only broken angel
Come and save me, before I fall apart
Lala lejli Lala lejli lalala lala
Lala lejli Lala lejli lalala lala
Jumat, 14 Februari 2014
Artikel, SMP Al-Ghazali
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Dalil ini sudah cukup sebagai alasan terlarangnya merayakan hari valentine, apa pun bentuk perayaannya.
SMP Al-Ghazali 2
07.38.00
Valentines Day saat ini diidentikkan dengan "hari kasih sayang". Hampir seluruh ummat merayakannya, termasuk ummat muslim. Tapi, taukah kamu apa itu valentine? Singkatnya begini:
- Valentine’s Day berasal dari upacara keagamaan Romawi Kuno yang penuh dengan paganisme (penyembahan berhala) dan kesyirikan.
- Upacara Romawi Kuno di atas akhirnya dirubah menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day atas inisiatif Paus Gelasius I. Jadi acara valentine menjadi ritual agama Nashrani yang dirubah peringatannya menjadi tanggal 14 Februari, bertepatan dengan matinya St. Valentine.
- Hari valentine juga adalah hari penghormatan kepada tokoh nashrani yang dianggap sebagai pejuang dan pembela cinta.
- Pada perkembangannya di zaman modern saat ini, perayaan valentine disamarkan dengan dihiasi nama “hari kasih sayang”.
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Dalil ini sudah cukup sebagai alasan terlarangnya merayakan hari valentine, apa pun bentuk perayaannya.
Source:
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/224-sejarah-kelam-hari-valentine.html
Sabtu, 01 Februari 2014
Artikel, SMP Al-Ghazali
Irmanto
16.21.00
Apa Pengertian Diskusi?
Apakah diskusi itu? Diskusi merupakan cara untuk memecahkan permasalahan dengan proses berpikir bersama-sama sehingga menghasilkan penyelesaian atau penjelasan secara mufakat. Diskusi dilakukan dengan cara para anggota mengutarakan pendapatnya tentang masalah yang dibahas, kemudian dipikirkan bersama-sama, sehingga menghasilkan suatu kesimpulan secara mufakat.
Apa Tujuan Diskusi?
Diskusi bertujuan mencari jalan keluar suatu masalah dan penyamaan pemikiran, sehingga dihasilkan kesimpulan melalui jalan mufakat. Selain itu, diskusi bertujuan untuk menghasilkan pemikiran pemikiran dan memperoleh informasi yang rinci melalui pendapat yang diutarakan oleh peserta diskusi.
Apa Ciri-ciri Diskusi?
Diskusi memiliki beberapa ciri, yaitu:
- Hanya ada satu pihak, tidak ada pihak negatif ataupun positif
- Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan jalan keluar terhadap masalah yang dibahas secara bersama-sama, sehingga diperoleh kesimpulan secara mufakat
- Adanya forum terbuka untuk melakukan sesi tanya jawab yang bertujuan untuk memperoleh informasi tambahan
- Hasil diskusi diperoleh melalui musyawarah mufakat
- Terdapat moderator yang bertugas untuk mengontrol jalannya diskusi agar diskusi tertib dan fokus ke tema diskusi
Bagaimana Etika Berdiskusi?
Dalam berdiskusi, etika yang patut kita lakukan adalah:
- Mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dengan mendalami materi yang akan didiskusikan
- Menggunakan bahasa yang baik, benar dan komunikatif
- Fokus pada tema,
- Menanyakan hal yang kurang jelas
Lalu Apa Yang Dimaksud Debat?
Debat adalah kegiatan adu pendapat antara pihak affirmatif (pendukung topik) dan negatif (menolak topik), baik secara individu maupun kelompok, terhadap permasalahan yang dibahas, sehingga salah satu pihak memenangkan perdebatan. Debat dilakukan menuruti aturan-aturan yang jelas. Voting atau ketetapan juri adalah jalan penentuan pemenang.
Apa Tujuan Debat?
Tujuan berdebat adalah memenangkan perdebatan dengan adu pendapat. Tiap-tiap pihak saling menyampaikan pendapatnya disertai dengan bukti yang mendukung, sehingga pihak tersebut bisa menguatkan pendapatnya dan mematahkan pendapat lawan.
Apa Ciri-ciri Debat?
Ciri-ciri debat, yaitu:
- Adanya 2 pihak, yaitu affirmatif (pihak yang menyetujui topik) dan negatif(pihak yang menolak topik)
- Adanya proses saling mempertahankan argumen / pendapat antara kedua belah pihak
- Adanya saling adu pendapat yang bertujuan untuk memperoleh kemenangan
- Hasil debat diperoleh melalui voting atau keputusan juri
- Sesi tanya jawab bersifat terbatas dan bertujuan untuk menjatuhkan pihak lawan
- Adanya pihak yang berperan sebagai penengah yang biasanya dilakukan oleh moderator
Bagaimana Etika Berdebat ?
Ada etika yang harus diperhatikan ketika berdebat, yaitu:
- Menggunakan pikiran logis dan memiliki pengetahuan yang mendukung tentang topikyang dibahas dalam debat
- Menggunakan bahasa yang baik, benar dan komunikatif serta tanggap terhadap respon yang diterima
- Tidak diprbolehkan menyangkut pautkan pembahasan dengan SARA
Perbedaan Diskusi dan Debat
DISKUSI
|
DEBAT
|
Tujuannya untuk mencari penyelesaian topik secara mufakat / bersama
|
Tujuannya untuk mendapatkan kemenangan
|
Pendapat disampaikan untuk memperoleh informasi agar semakin serinci
|
Pendapat diutarakan untuk menguatkan pendapatnya dan menjatuhkan pendapat lawan
|
| Semuanya dalam satu pihak |
Ada pihak affirmatif dan negatif
|
Moderator bertugas untuk pengontor diskusi
|
Moderator berperan sebagai penengah
|
Hasilnya dodapatkan melalui mufakat
|
Hasilnya didapatkan melalui voting atau keputusan juri
|
Adanya keterbukaan tanya jawab
|
Terbatasnya tanya jawab
|
Sumber:
http://euislatifah.blogspot.com/2013/11/perbedaan-diskusi-dan-debat.html
http://euislatifah.blogspot.com/2013/11/perbedaan-diskusi-dan-debat.html
Langganan:
Postingan (Atom)


































